Komplemen 1 dan 2 Dan Binary
Dalam
komputer terdapat dua buah cara merepresentasikan nilai negatif, yaitu
komplemen satu (ones complement) dan komplemen dua (twos complement).
Komplemen
satu merupakan suatu sistem penomoran yang diterapkan dalam beberapa jenis
komputer untuk merepresentasikan nilai-nilai negatif. Pada cara ini terdapat
aturan bahwa nilai 0 (nol) akan direpresentasikan dengan dua buah nilai, yaitu
+0 (positif nol) dan -0 (negatif nol).
000…00011
= +3
000…00010
= +2
000…00001
= +1
000…00000
= +0
111…11111
= -0
111…11110
= -1
111…11101
= -2
111…11100
= -3
Dapat
kita lihat dari aturan diatas, nilai +0 akan berpasangan dengan -0, +1 dengan
-1, dan seterusnya. Ini menunjukkan bahwa negasi dari 0 adalah -0, negasi dari
1 adalah -1, dan seterusnya.
Terdapat
kelemahan dalam aturan ini, yaitu ada nilai yang kurang benar sehingga
diciptakannya aturan ke dua yaitu komplemen dua.
Komplemen
dua mirip dengan komplemen satu, hanya saja dalam proses negasinya semua
bit juga akan dibalik, sehingga tidak ada lagi rasa “bingung” merepresentasikan
nilai +0 dan -0, karena hanya ada satu nilai 0 (nol), seperti berikut:
000…00011
= +3
000…00010
= +2
000…00001
= +1
000…00000
= 0
111…11111
= -1
111…11110
= -2
111…11101
= -3
111…11100
= -4
dari
aturan di atas dapat kita lihat bahwa nilai 0 akan berpasangan dengan nilai -1,
nilai +1 akan berpasangan dengan -2, dan seterusnya. Hal ini menunjukkan bahwa
negasi dari 0 adalah -1, negasi dari +1 adalah -2, dan begitu seterusnya.
Sistem
bilangan binari menggunakan basis (radix) 2 dan menggunakan dua macam simbol
yaitu : 0 dan 1. Contoh bilangan binari yaitu : 1001 dapat diartikan dalam
sistem bilangan desimal yaitu :
Position
value sistem bilangan binari merupakan perpangkatan dari nilai basis yaitu
perpangkatan nilai 2, seperti pada tabel berikut :
Atau
dengan rumus :
Contoh
:
Pertambahan
Bilangan Binari
Pertambahan
bilangan binari dilakukan dengan cara yang sama dengan pertambahan bilangan
desimal. Dasar pertambahan untuk masing-masing digit bilangan binari adalah :
Contoh
pertambahan bilangan binari :
Pengurangan
Bilangan Binari
Pengurangan
pada sistem bilangan binari dilakukan dengan cara yang sama pada sistem
bilangan desimal. Dasar pengurangan untuk masing-masing digit bilangan adalah :
Contoh
pengurangan pada sistem bilangan binari :
Pengurangan
Dengan Komplemen (Complement)
Komplemen
basis minus 1 (radix-minus-one complement)
Komplemen
basis (radix complement)
Pada
sistem bilangan desimal :
Kompelemen
9 (9s complement)
Komplemen
10 (10s complement)
Pada
sistem bilangan binari :
Komplemen
1 (1s complement)
Komplemen
2 (2s complement)
Contoh
pengurangan dengan komplemen 9 :
Komplemen
9 dari suatu sistem bilangan desimal dilakukan dengan mengurangkan angka 9
untuk masing-masing digit dalam bilangan pengurangan. Perhatikan, pada
komplemen 9, digit paling ujung kiri dipindahkan untuk ditambahkan pada digit
paling kanan.
Contoh
pengurangan dengan komplemen 10 :
Komplemen
10 dari bilangan desimal adalah hasil komplemen 9 ditambah 1, misalnya
komplemen 10 dari nilai 321 adalah 679 (atau dengan cara 1000-321 = 679). Pada
komplemen 10, hasil digit paling ujung kiri dibuang (tidak dipergunakan).
Cara
yang sama dapat dilakukn pada sistem bilangan binari.
Contoh
pengurangan dengan komplemen 1 :
Komplemen
1 di sistem bilangan binari dilakukan dengan mengurangkan setiap bit dari nilai
1, atau dengan cara mengubah setiap bit 0 menjadi 1 dan bit 1 menjadi 0. Dengan
komplemen 1, hasil digit paling kiri dipindahkan untuk ditambahkan pada bit
paling kanan.
Contoh
pengurangan dengan komplemen 2 :
Komplemen
2 adalah hasil dari komplemen 1 ditambah 1, misalnya komplemen 2 dari bilangan
binari 10110 adalah 01010 (dari komplemen 1 yaitu 01001 ditambah 1). Dengan
komplemen 2, hasil digit paling kiri dibuang (tidak digunakan).
Perkalian
Bilangan Binari
Perkalian
bilangan binari dilakukan dengan cara yang sama dengan perkalian pada sistem
bilangan desimal. Dasar perkalian untuk masing-masing digit bilangan binari
adalah :
Contoh
perkalian bilangan binari :
Perhatikan,
ada 2 keadaan dalam perkalian bilangan biner, jika pengali adalah bilangan 1,
maka cukup disalin saja, jika pengali adalah bilangan 0, maka hasilnya semuanya
0.
Pembagian
Bilangan Binari
Pembagian
pada bilangan binari dilakukan dengan cara yang sama dengan pembagian bilangan
desimal. Pembagian dengan 0 tidak mempunyai arti, sehingga dasar pembagian
digit binari adalah :
Contoh
pembagian bilangan binari :
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar